حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ تَخَلَّفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ سَافَرْنَاهُ فَأَدْرَكَنَا وَقَدْ أَرْهَقْنَا الصَّلَاةَ صَلَاةَ الْعَصْرِ وَنَحْنُ نَتَوَضَّأُ فَجَعَلْنَا نَمْسَحُ عَلَى أَرْجُلِنَا فَنَادَى بِأَعْلَى صَوْتِهِ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا
94. Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, Telah menceritakan kepada kami
Abu 'Awanah dari Abu Bisyir dari Yusuf bin Mahak dari Abdullah bin 'Amru berkata, Nabi
shallallahu 'alaihi wasallam pernah tertinggal dari kami dalam suatu perjalanan yang kami
lakukan, hingga Beliau mendapatkan kami sementara waktu shalat sudah hampir habis,
maka kami berwudlu' dengan hanya mengusap kaki kami. Maka Nabi shallallahu 'alaihi
wasallam berseru dengan suara yang keras: "celakalah bagi tumit-tumit yang tidak basah
akan masuk neraka." Diserukannya hingga dua atau tiga kali.
Follow Us